10 August 2024

Panduan Lengkap Pekerjaan Access System - Bagian 2



Seperti biasa pada artikel Panduan Lengkap Pekerjaan Access System, pertanyaan awal kami adalah dari mana kita mulai? Jawabannya tentu saja dari survei awal. Setelah survei lokasi dan bertemu dengan pihak pemakai (user), kita bisa segera menyusun skema kebutuhan user, mulai dari jenis access yang digunakan, seperti Proximity Card, dan seterusnya. Dalam proses ini, penggunaan access controller yang tepat sangat penting untuk memastikan sistem berjalan dengan lancar. Kita juga bisa membuat layout diagramnya sekalian, lalu menganalisanya satu per satu. Tentu saja, pembaca bisa membuat format dalam bentuk lain sesuai dengan keinginan dan melengkapinya dengan denah.

Baca Part-1 Disini: Panduan Lengkap Pekerjaan Access System - Bagian 1

Selain itu, penting untuk mempertimbangkan integrasi access controller dengan sistem lain yang mungkin digunakan oleh pengguna. Misalnya, jika pengguna juga memerlukan sistem absensi, kita bisa mengintegrasikan access controller dengan attendance machine untuk menciptakan solusi yang lebih komprehensif. Dengan demikian, survei awal tidak hanya membantu dalam memahami kebutuhan dasar pengguna, tetapi juga memungkinkan kita untuk merancang sistem yang scalable dan dapat dikembangkan di masa depan. Langkah-langkah ini akan memastikan bahwa sistem yang dibangun tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.





Berbekal informasi yang cukup seperti di atas, bukankah kita bisa memilih pekerjaan secara bertahap? Katakanlah, kita kerjakan dulu panel 1 yang terdekat dengan PC mulai dari instalasi sampai dengan konfigurasi software secara tuntas. Setelah hasilnya benar-benar baik -artinya, panel bisa berkomunikasi dengan software- kita bisa lanjutkan dengan panel 2 dan menguji konektivitasnya dengan software. Jika sudah terhubung (connected) dan parameter program masing-masing Reader bisa dibaca ataupun dikirim melalui software, barulah kita kerjakan panel 3, demikian seterusnya. Alhasil, pekerjaan seperti ini benar-benar memberikan hasil yang bisa diprediksi, sehingga memudahkan kita dalam troubleshooting seandainya dijumpai sejumlah masalah.

Deskripsi di atas hanya sekadar contoh kecil bagaimana satu sistem dibangun dari awal. Sekali lagi, pembaca bisa membuatnya sedetail mungkin. Bisa saja pada kenyataannya akan melibatkan lebih banyak user dan reader. Namun apa yang dicontohkan di atas kiranya cukup mewakili.

Panduan Lengkap Pekerjaan Access System - Bagian 1

Panduan Lengkap Pekerjaan Access System


Panduan Lengkap Pekerjaan Access System

Panduan Lengkap Pekerjaan Access System:  Pepatah lama “mencegah lebih baik daripada mengobati” sangat relevan ketika kita menghadapi masalah kompleks, terutama dalam proyek sistem Access. Sistem ini, baik itu magnetic card, proximity card/tag, atau fingerprint, sering kali menimbulkan masalah besar di tahap akhir. Jadi, bagaimana pepatah ini berlaku? Jawabannya sederhana: desain awal yang baik dapat mencegah stres berkepanjangan akibat kegagalan sistem yang kita pasang. Dengan menggunakan access controller yang tepat, kita dapat memastikan bahwa sistem berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Meskipun masalah utama tidak berhenti di situ, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal sebelum menangani pekerjaan ini: apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh pengguna? Apakah mereka memerlukan sistem akses atau attendance machine? Berapa total karyawan yang ada? Berapa banyak pintu yang akan dikelola? Seperti apa bentuk laporan yang diinginkan? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab jauh-jauh hari. Mengapa? Karena ini akan menentukan produk yang paling cocok dengan kebutuhan pengguna.

Tidak semua aplikasi Access System memerlukan teknologi canggih. Bahkan, sistem yang canggih sekalipun harus dibangun secara bertahap, dimulai dari yang sederhana. Setiap tahap yang selesai dan sukses dapat ditingkatkan ke tahap berikutnya. Dalam filosofi desain, ini disebut dengan scalability, yaitu kemampuan sistem untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya kebutuhan.

Bagaimana scalability berhubungan dengan masalah yang sering dihadapi? Jawabannya terletak pada pemilihan produk. Jika produk yang ditawarkan tidak memiliki kemampuan scalability, maka sesuaikan fitur-fiturnya dengan kebutuhan pengguna. Dalam bahasa sederhana, kita tidak bisa mengklaim produk mendukung 1.000 pengguna jika spesifikasinya hanya mencantumkan 250 pengguna. Atau, kita tidak bisa mengatakan produk dapat terhubung ke internet jika di jaringan lokal saja sudah bermasalah.

Hal yang sama berlaku untuk software aplikasi. Kebanyakan software bawaan pabrik tidak bisa langsung diaplikasikan dengan tepat. Meskipun software tersebut canggih, kita perlu menyesuaikan parameter yang berguna dan yang tidak. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari kebutuhan pengguna dengan seksama, karena sering kali fitur canggih dalam software belum tentu dibutuhkan oleh pengguna. Dengan menggunakan access controller yang tepat, kita dapat memastikan bahwa sistem berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Pada posting mendatang tentang Panduan Lengkap Pekerjaan Access System, jika Anda kesulitan membangun pertanyaan awal seputar kebutuhan pengguna, kami akan menyediakan daftar pertanyaan yang dapat menunjang desain dan pekerjaan di lapangan. Tujuannya sederhana, yaitu untuk menghindari masalah di tahap akhir yang dapat menyebabkan deadlock pada sistem. Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan penggunaan attendance machine yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Attendance machine tidak hanya membantu dalam mencatat kehadiran karyawan, tetapi juga dapat diintegrasikan dengan access controller untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional. Dengan demikian, pemilihan produk yang tepat dan perencanaan yang matang akan sangat membantu dalam menghindari masalah di kemudian hari. Selain itu, pelatihan yang memadai bagi pengguna akhir juga sangat penting. Pengguna yang terlatih dengan baik akan lebih mampu memanfaatkan semua fitur yang ditawarkan oleh sistem, sehingga mengurangi kemungkinan kesalahan dan meningkatkan efisiensi keseluruhan.

05 August 2024

Manfaat 7 Pemasangan IMOU di SSE & Biaya Pasang Kamera IMOU di Bandung


Sebelum saya cantumkan biaya pasang kamera imou, saya akan menjelaskan dulu apa itu kamera imou dan pertimbangan point-point pemasangannya.

IMOU adalah salah satu brand cctv untuk kalangan konsumer, dimana diharapkan pemasangan dan setting bisa dilakukan sendiri oleh user. Salah satu tipe nya adalah IMOU seri RANGER. Seri Ranger ini termasuk baby camera, diharapkan emak-emakpun bisa langsung menggunakannya tanpa harus memanggil teknisi. Simpelnya step pemasangan baby camera IMOU Ranger adalah sbb:

  1. Unboxing.
  2. Letakan atau posisikan kamera di meja/rak atau tempat lainnya yang dekat dengan objek pantau, dan pastikan dekat dengan colokan listrik.
  3. Pastikan terdapat sinyal wifi di lokasi no.2 tsb menggunakan hape.
  4. Power up dengan men-colokan adaptor bawaan dari IMOU. Kamera akan melakukan inisialisasi dengan berputar. Biarkan sampe berhenti.
  5. Install app IMOU Life di hape.
  6. Register/daftar sampai berhasil
  7. Add device di aplikasi IMOU Life. Ikuti petunjuk di aplikasi sampai selesai.

 

Langkah di atas hanya berlaku jika kamera diletakan di bawah, seperti di meja, rak, atau tempat terjangkau lainnya. Bagaimana jika kamera IMOU Ranger tersebut hendak dipasang di area atas semacam langit-langit? Maka diperlukan keahlian khusus dan tentunya material tambahan.

Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan, saat memasang kamera IMOU di atap/langit-langit rumah, yaitu:

  1. Penarikan kabel listrik AC 220. Wifi camera bukan berarti pemasangannya bebas dari kabel. Tetap saja harus ada penggunaan kabel power.
  2. Cakupan/coverage sinyal wifi terhadap lokasi titik pemasangan kamera. Jika sinyal wifi lemah, maka dipastikan akan ada relokasi wifi router utama (modem ont) atau bahkan penambahan wifi router baru.
  3. Adanya penambahan material yang digunakan. Mulai dari kabel listrik, steker, stop kontak, kabel duct.

Pertimbangan di atas untuk sebagian orang cukup merepotkan. Apalagi untuk pemasangan di banyak titik. Supaya anda bisa duduk-duduk santai, kita bisa bantu untuk pemasangannya. Apa saja yang didapatkan? Berikut paket pemasangan yang didapatkan ataupun 7 manfaat yang didapatkan:

  1. Survey sinyal wifi (placement test).
  2. Material Bantu.
  3. Setting Account.
  4. Setting Online.
  5. Setting Sharing Device.
  6. Training Penggunaan.
  7. Garansi Pemasangan.

Adapun biaya pemasangannya ada beberapa opsional. Biaya pasang kamera imou 1 titik dengan opsi pemasangan saja tanpa material bantu adalah Rp 150.000,-. Untuk paket lengkap dengan material bantu adalah Rp 250.000,-.

Info lebih lanjut untuk biaya pasang kamera imou, bisa langsung whatsapp ke 0898 6495 447 atau tap disini.

22 July 2024

IP Address, Username dan Password Default IP Camera AEVision & Review Menu


Banyak bermunculan brand IP Camera baru yang meramaikan dunia per-cctv-an. Salah satunya adalah IP Camera AEvision. Ada beberapa tipe yang sebelumnya telah launching. Adapun password default dan menu-menu yang akan saya bahas di artikel kali ini adalah IP Camera AEvision dengan tipe ID-AE-IP1860-CV-PoE (indoor) dan ID-AE-IP1870-CV-PoE (outdoor).

ID-AE-IP1870-CV-PoE

ID-AE-IP1860-CV-PoE

IP Camera AEVision menggunakan Adaptive IP Address. Tidak ada IP Address default, kamera akan menyesuaikan dengan IP Address sekitarnya. Misal IP Address laptop 192.168.100.23, maka IP Address kamera akan menyesuaikan di segment 192.168.100.XXX.

Karena IP Camera AEVision tidak ada software utilty (tools) semacam Config Tool/SADP, maka untuk mengetahui IP Address saat itu harus menggunakan software pihak ketiga seperti Advanced IP Scanner.


IP Camera AEVision saat terdeteksi oleh advanced ip scanner hanya menampilkan IP Address saat itu dan MAC Address, kolom pabrikannya tidak ada alias kosong. Ciri khas dari IP Cam AEVision adalah MAC Address nya di awali huruf A0.

Setingan bisa menggunakan semua browser. Tidak ada plugin ataupun activeX. Mungkin karena tidak adanya plugin/ActiveX, sampe artikel ini tayang, kita belum menemukan cara untuk live preview. Untuk mengakses menu konfigurasi cukup ketikan ip address yang terdeteksi software advance ip scanner. Isikan username dan password default. Adapun username dan password default IP Camera AEvision adalah sbb:

Username: admin
Password: 123456


Berikut screenshot awal login page.



Device Info

Time Setting


User Manager, disini kita bisa mengubah atau menambah username dan password.


Storage Manager, menu ini tidak berfungsi untuk tipe yang saya pakai.


System Maintenance, fitur ini sangat berguna untuk mereboot IP Camera AEvision secara otomatis dan berkala. Kamera akan selalu dalam kondisi fit karena saat direboot semua cache memori akan tereset.


Video Setting atau Encode

Audio Setting

Settingan OSD atau Overlay, untuk mengatur caption



Image Setting, di menu ini kita bisa mengatur kecerahan warna. Enable/disable backlight seperti WDR. Dan yang terpenting setingan dual light. Default seting untuk dual light adalah white lamp.


Menu Motion Detect


Menu Human Detection



Menu Network, ada baiknya settingan dhcp dan fitur ip address adaptif dibuat disable.


Menu Platform Manager/Cloud Setting. Fungsi ini tidak bekerja, sudah saya coba berbagai settingan.


Kesimpulan:
  1. Username dan password default IP Camera AEvision adalah admin dan 123456.
  2. Tidak ada IP Address default.
  3. Tidak ada software/tools tambahan seperti Config Tools atau SADP.
  4. Diperlukan software pihak ketiga seperti Advance IP Scanner untuk mengetahui IP Address kamera.
  5. Semua settingan dilakukan via web browser.
  6. Tidak ada Live Preview, untuk melihat video live langsung add di NVR.
  7. Tidak ada P2P/cloud access walaupun ada menunya.
  8. Tidak ada tombol reset hardware.
Sekian artikel kali ini. Jika ada pertanyaan silahkan isi kolom komentar. Atau jika ingin dibantu settingan dan pemasangan silahkan whatsapp di nomor 0898 6495 447








23 March 2024

Cara Hard Reset Wifi IP Camera IMOU Ranger A1, Ranger 2 (2MP/4MP)

Cara Hard Reset Wifi IP Camera IMOU Ranger A1, Ranger 2 (2MP/4MP)

Wifi Camera Ranger A1/2 adalah salah satu kamera wifi dari IMOU dengan 2 pilihan resolusi. Wifi Camera IMOU Ranger A1/2 2MP dan 4MP.  Keduanya memiliki fitur yang sama.

  • Cakupan 360°
  • Deteksi Manusia 
  • Pelacakan Cerdas 
  • Penglihatan Malam 
  • Mode Privasi

Ada dua cara untuk mengembalikan settingan wifi kamera IMOU Ranger A1/2. Cara kesatu bisa dilakukan melalui menu konfigurasi. Cara kedua menggunakan hard reset menggunakan tombol reset yang terletak di belakang kamera.

Cara Hard Reset Wifi IP Camera IMOU Ranger A1, Ranger 2 (2MP/4MP)

Hard reset efektif digunakan jika passsword atau kode verifikasi wifi kamera sudah dirubah dan terlupakan. Atau untuk memastikan settingan kamera benar-benar kembali ke settingan pabrik/default. Harap dicatat, hard reset tidak serta merta menghapus/meng-unbind wifi camera IMOU Ranger A1/2 yang telah terdaftar di satu akun. Agar wifi camera IMOU Ranger A1 bisa di tambahkan ke akun baru, harus dihapus/ didelete manual di apps IMOU Life sebelumnya.

cara reset

Pastikan wifi camera IMOU Ranger A1/2 yang akan pindah akun sudah dihapus dari akun lainnya. Setelah itu baru bisa dilakukan hard reset. Berikut cara untuk melakukan hard reset:

  1. Pastikan wifi camera IMOU Ranger 2/A1 sudah menyala/ON.
  2. Menggunakan tangan, geser lensa kamera secara vertikal sampai kelihatan tombol reset dan slot sdcard.
  3. Tekan dan tahan tombol reset kurang lebih 10 detik sampai bunyi beep terdengar. Pastikan keluar bunyi beep. Ulangi jika tidak keluar bunyi beep.
  4. Lepaskan tangan setelah bunyi beep.
  5. Selesai.

Semudah dan sesimpel itu untuk melakukan hard reset wifi camera IMOU Ranger A1/2. Cara hard reset ini bisa diterapkan pada tipe wifi camera IMOU lainnya.

Semoga bermanfaat. Jika ada kesulitan dan perlu bantuan silahkan whatsapp kami di 0898 6495 447 atau tap disini >>> whatsapp kami

22 September 2023

Begini Cara Pemasangan PIR Indoor Yang Benar

Cara Pemasangan PIR Indoor Yang Benar


Sekalipun topik ini sudah disampaikan beberapa waktu lalu, namun tidak ada salahnya jika kami ketengahkan lagi, sebab pertanyaaan seputar masalah ini masih sering diajukan. Tingginya angka False Alarm mengharuskan installer mencari solusi yang komprehensif ketimbang menyalahkan produk itu sendiri. Demikian pula halnya apabila sensor PIR dirasa kurang sensitif, maka perlu dicarikan pula solusinya, karena baik false alarm maupun missed alarm (tidak mendeteksi) keduanya sama-sama tidak bagus. Nah, tips berikut ini semoga berguna buat anda.

1. Pilihlah lokasi yang ideal
Lokasi ideal indoor PIR adalah di sudut ruangan dan mengarah ke dalam, bukan ke arah jendela. Keuntungan menempatkan PIR di sudut ruangan adalah perolehan coverage area yang optimal (mendekati 90 derajat). Selain itu pada posisi ini tidak diperlukan bracket tambahan, karena lekukan casing belakang PIR sendiri sudah membentuk sudut 90 derajat. Teknisi tinggal melubangi casing belakang PIR untuk disekrupkan ke tembok dengan menggunakan fischer (S6). Namun, sebelum dipasang usahakanlah agar PIR tidak "melihat" benda-benda ini:

- ventilasi udara (lubang angin),
- kaca jendela luar, 
- air conditioner (ac), kulkas (refrigerator) dan kipas angin,
- benda-benda yang bergelantungan di plafon, semisal display atau banner,
- monitor PC, tungku pemanas, kompor gas (jika dipasang ke arah di dapur),
- void lantai 2,
- tangga naik,
- kap mesin mobil,
- bagian atas lemari (lintasan tikus),
- tumpukan dus yang tinggi.

2. Perhatikan ketinggian
Percayalah, PIR dengan ketinggian yang benar akan memberikan performa walk test maksimum. Perhatikanlah ketinggian yang direkomendasikan oleh pihak factory. Kalau perlu ukurlah ketinggian ini dengan meteran. Ketinggian ini diukur dari bagian tengah PIR (as) terhadap lantai. Seperti diketahui, pada umumnya di bagian tengah inilah terletak "mata" PIR yang disebut dengan pyro sensor.




3. Jangan menekuk atau menundukkan PIR
Kebiasaan ini sering dijumpai pada instalasi PIR, baik indoor ataupun outdoor. Padahal posisi PIR yang benar adalah rata dengan tembok (flat) atau sejajar dengan lantai, bukan ditundukkan ke arah lantai. Aneh, ya?

4. Berilah jeda saat walk test
Lakukanlah walk test dengan cara memotong pola deteksi PIR, bukan berjalan ke arah PIR. Berilah jeda waktu sekitar 5 - 10 detik sebelum melakukan walk test berikutnya. Lakukanlah walk test ini dengan cara berjalan normal (zig-zag), bukan dengan cara melambai-lambaikan tangan (seperti banyak dilakukan oleh teknisi ataupun customer). Lambaian tangan belum cukup kuat untuk membuat PIR mendeteksi, karena saat itu orang dalam keadaan diam (tidak berjalan). Sampaikanlah hal ini kepada customer, supaya mereka mengerti, sehingga bisa melakukan walk test sendiri dengan benar.

5. Pastikan tegangan PIR benar
Jika perlu ukur kembali tegangan PIR dan pastikan nilainya berada pada range 10V - 14VDC. Tegangan yang ngedrop merupakan salah satu penyebab false alarm yang terkadang luput dari analisa.

6.  Pertimbangkanlah untuk menutup area penyebab false alarm
Teknik ini dinamakan masking dan umumnya diterapkan pada PIR outdoor. Dengan mempelajari pola deteksi PIR, kita bisa menutup beberapa area tertentu dengan stiker putih atau transaran yang telah disertakan oleh factory. Dengan demikian PIR tidak melihat benda-benda yang menyebabkan false alarm seperti yang telah disebutkan pada point 1.




7. Manfaatkanlah feature cross zone atau double knock
Feature ini sebetulnya dimiliki oleh panel alarm. Jika upaya di atas kurang efektif, maka pertimbangkanlah untuk meng-on-kan feature ini pada panel alarm.

Nah, sebelum mem-vonis PIR jelek dan sebagainya, ada baiknya kita memperhatikan dulu hal-hal di atas. Bagaimana? False Alarm? No way, bukan?


21 September 2023

Tips dan Trik Seputar Instalasi Wireless Alarm (Bagian 2)

tips dan trik pemasangan alarm wireless


Tips 2 - Coba dulu sendiri

Supaya nanti tidak "pening kepala", ada baiknya kita (atau teknisi instalasi) mempelajari dulu sendiri paket standar yang akan dipasang. Tidak perlu berlama-lama, cukup dalam 1 – 2 hari saja, karena tujuan kita adalah segera memasang. Sekali lagi di sinilah pentingnya paket standar, dimana dalam waktu relatif singkat, setidaknya kita sudah bisa mengetahui:

1. Merk dan tipe produk.
2. Device apa saja yang termasuk ke dalam paket standar ini.
3. Fungsi dari setiap device.
4. Cara enrollment.
5. Cara menguji sinyal wireless.
6. Penempatan awal dari setiap device.
7. Langkah antisipasi jika terjadi masalah.

Jika termasuk pemula, tidak ada salahnya jika kita mencari referensi dari internet (You Tube), mencari support teknik dari penjual terpercaya, atau bahkan hingga konsul ke pihak factory (jika memungkinkan). Tetapi “mempraktekkannya langsung di atas meja” akan memberikan hasil optimal. Cara mana yang akan ditempuh, silakan. Adapun yang ingin kami sampaikan di sini adalah kita jangan mencoba ini dan itu di rumah customer !  Cobalah dulu di tempat sendiri sampai benar-benar paham, walaupun hanya di atas meja. Setelah siap, barulah kita praktekkan di tempat customer. Jika produknya bagus, niscaya hasilnya akan memuaskan!

Tips 3 – Rencanakan skenario pemasangan


Aspek Planning seringkali terlupakan, padahal -sesuai dengan kaidah POAC- seharusnya ia menempati urutan pertama dalam setiap proses untuk mencapai tujuan. Demikian pula halnya dengan pemasangan wireless alarm. Janganlah terlena oleh jargon “mudah dipasang”, sehingga kita datang ke lokasi tanpa persiapan dan rencana matang. Salah satunya adalah dengan menggambar denah rumah, walaupun hanya sebatas sketsa. Kelak denah ini sangat membantu kita saat troubleshooting

Nah, jika sudah menerapkan Tips 1 dan Tips 2 di atas, sejatinya kita tidak terlalu khawatir, karena device yang akan dipasang hanya sedikit.  Jika boleh, kami ambil wireless alarm merk DSC Alexor sebagai perumpamaan, maka skenarionya globalnya bisa seperti ini:

1. Mulailah dengan meletakkan Control Panel  di ruangan tengah rumah, dekat dengan sumber listrik dan saluran telepon. Panel jangan dipasang dulu.

2. Nyalakan control panel dan lakukanlah enrollment untuk Keypad, Remote Keyfob serta satu Door/Window Contact. Penting: Catat nomor zone dan ESN untuk setiap sensor wireless !

3. Dengan memainkan Door/Window Contact di tangan, lakukanlah Device Test ke setiap sudut rumah, sehingga diketahui apakah di lokasi tersebut sinyal yang diterima termasuk “Good” ataukah “Bad”.

4. Setelah puas, pasanglah Door/Window Contact tersebut di pintu utama atau di pintu keluar masuk rumah. Ini untuk memberi pelajaran kepada customer mengenai sifat Exit/EntryDelay .

5. Pasanglah PIR di ruang tamu, ruang tengah atau bahkan di ruang tidur utama. Inipun untuk memberikan pelajaran mengenai sifat Interior Stay/Away Zone atau Night Zone.

6. Pasanglah Keypad, bisa di ruang tengah, di ruang tidur utama atau di tempat lain selama sinyal wireless di lokasi tersebut termasuk “Good”.

7. Terakhir, aktifkan sistem melalui Remote atau Keypad, kemudian cobalah sistem dengan mentrigger sensornya satu per satu.

(Bersambung)

Tips dan Trik Seputar Instalasi Wireless Alarm (Bagian 1)

tips dan trik pemasangan alarm wireless


Kendati secara teoritis wireless alarm terkesan mudah dipasang, namun tak jarang kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Kompleksitas bangunan (baca: rumah tinggal) seringkali memaksa kita berputar otak lebih keras. Namun kali ini bukan pada persoalan jalur kabel, melainkan pada pertanyaan dimanakah sebaiknya kita meletakkan control panel, apakah di ruang tidur, ruang tengah, lantai dasar, lantai atas atau bahkan di garasi atau basement misalnya? 

Memang pada buku petunjuk pemasangan hanya disebutkan kondisinya saja, yaitu jauh dari objek metal dan sumber frekuensi lain, tetapi dekat dengan sumber listrik dan jalur telepon. Tetapi, lokasi seperti itu tidak selalu didapati di rumah tinggal, sehingga letak panel ini menjadi persoalan utama.


Faktor kedua adalah soal struktur bangunan. Bangunan kelas menegah atas senantiasa memakai material yang kokoh lagi tebal untuk dinding-dinding utamanya. Material seperti ini merupakan musuh bagi sinyal wireless yang tidak seberapa kuat itu. Pernah satu kali ditanyakan pada penulis, bisa menembus berapa tembokkah sinyal wireless alarm itu?  

Pertanyaan terbuka seperti ini seringkali ditanyakan, namun sesering itu pulalah kita tidak pernah tahu jawabannya.  Apa sebab? Sebab persoalannya bukan terletak pada jumlah tembok, tetapi lebih ke jalur komunikasi (communication path) antara semua device yang terlibat. 

Faktor ketiga, communication path yang dimaksud di atas ternyata tidak bisa terlihat mata!  Kontras dengan sistem kabel yang bisa dipastikan jalur-jalurnya, sinyal wireless alarm hampir tidak mungkin diketahui lintasannya. 

Sejujurnya, inilah advantage yang penulis sukai. Artinya, tidak mungkin seseorang “menggunting” sinyal radio seperti halnya ia memotong kabel. Namun, advantage inipun bisa saja menimbulkan problematika tersendiri di lapangan. (Belakangan diketahui, Texecom memiliki software khusus untuk mendeteksi communication path ini pada wireless alarm buatannya!)

Last but not least, adanya jargon “mudah dipasang” hingga istilah "DIY" (do it yourself) menyebabkan aspek perencanaan sebelum instalasi seringkali diabaikan, bahkan tanpa perencanaan sama sekali.  Hal ini baru disadari pada saat kita melakukan pengujian, ternyata didapati sejumlah device yang out of range padahal jaraknya tidak jauh-jauh amat. 

Bahkan, pada instalasi yang terbilang kompleks, adakalanya kita terpaksa mengurut ulang zone demi zone, karena lupa tidak memberi nomor pada device ketika enrollment. Atau -ini yang paling menakutkan- wireless siren tidak bisa dimatikan dari keypad, karena jarak keypad ke panel atau jarak panel ke siren yang out of range.  Jika sudah demikian, alih-alih mudah dan cepat, instalasi wireless alarm malah menjadi hal yang menjengkelkan.

Nah, berangkat dari problematika lapangan seputar instalasi wireless alarmini, pada serial posting kali ini kami akan berbagi tips bagaimana meminimalkan resiko kesalahan seperti itu. Tujuannya agar instalasi wireless alarm ini benar-benar peace of mind sesuai dengan kaidah teknik yang benar. Barangkali di antara pembaca ada yang ingin berbagi terlebih dulu?  Silakan email kami di artikel.cctv@gmail.com

Baiklah sambil menunggu surat pembaca, kami akan membagi 10 Tips saat kita akan bekerja dengan wireless alarm. Ini kami anggap penting, karena sebagian orang menganggap instalasinya mudah, sehingga hal-hal penting justru terabaikan. Sedangkan sebagian lainnya menganggap sistem alarm wireless ini membuat pening kepala, sehingga ia tidak melirik sama sekali pada sistem ini, kecuali sistem kabel saja. Nah, kami akan mencoba menepis kedua anggapan di atas melalui tips berikut ini.


1.  Mulailah dengan paket standar (starter kit).

2.  Coba dulu sendiri.

3.  Rencanakan skenario pemasangan.

4.  Lakukan test before placed.

5.  Instalasi yang rapi.

6.  Prosedur test yang baik dan benar.

7.  Mencatat tanggal dan data pemasangan.

8.  Informasi yang lengkap ke customer.

9.  Memperkirakan kebutuhan mendatang.

10. After sales service sepenuh hati.


Tips 1 - Mulailah dengan paket standar (starter kit)


Bukan tanpa alasan kami mengatakan ini pada pembaca. Umumnya produk wireless alarm memiliki paket standar yang terdiri dari: Control Panel, Keypad, Remote, satu atau dua Door/Window Contact dan Motion Sensor berupa wireless PIR lengkap dengan baterainya. 

Keuntungan adanya paket standar ini adalah mempercepat waktu instalasi, sehingga kesan "mudah" akan langsung menancap di benak customer. Selain itu, setelah dibeli, customer merasa diberikan kesempatan untuk mencoba dan menilai sendiri bagaimana mudah dan rapihnya sistem wireless alarm, walaupun masih sederhana. Setelah puas mencoba tanpa ada masalah, kami yakin customer pasti akan menambah sensor di sana-sini, siren outdoor, bahkan hingga module untuk SMS. Kesempatan inilah yang kita tunggu-tunggu, bukan? :)

Mengapa ini kami katakan penting, sehingga menempati Tips pertama, sebab tidak jarang orang yang mempelakukan sistem wireless alarm ini layaknya sistem kabel. Sensor perlu dipasang  disana, disini, di bagian sana atau bagian sini. 

Akhirnya jumlah sensor wireless yang dipasang jumlahnya bejibun di sana-sini. Kami tidak mengatakan hal ini jelek, karena sampai di sini tampaknya aman-aman saja. Namun di saat terjadi trouble, maka analisanya menjadi sulit, apalagi jika aspek penempatan sensor tidak diperhatikan dari awal (tips untuk ini menyusul). 

Kesan "mudah" customer seketika itu berubah menjadi kesan "ribet" dan "pening kepala". Inilah yang kami khawatirkan. Jadi, penting bagi kita untuk memulai dari paket standar terlebih dulu. Setelah diketahui sistemnya stabil, aman dan customer-pun merasa nyaman, barulah kita ajukan penawaran tambahan. 

(Bersambung)

19 September 2023

Cara Pasang Access Controller Hikvision DS-K1T804BEF Sebagai Exit Entry Reader

cara pasang access controller hikvision ds-k1t804bef


Hikvision DS-K1T804BEF adalah STAND ALONE controller, dimana reader dan processing nya ada di satu unit. Adapun fitur utama dari reader ini adalah sbb:

  • Integrated management of access control and the time attendance function.
  • 3,000 fingerprints, 3,000 cards and 100,000 events storage.
  • Built-in card reader for EM card.
  • Communication via TCP/TP and Wi-Fi.
  • Alarm input and output interface.
  • Supports Wiegand interface.

Adapun tipikal aplikasi penggunaannya sbb:

  • DS-K1T804BEF sebagai reader IN, Push Button (Eggress) sebagai OUT.
  • DS-K1T804BEF sebagai reader IN, WIEGAND Reader sebagai OUT
Bagaimana dengan Hikvision DS-K1T804BEF sebagai reader IN dan OUT? Jadi saat pengguna masuk harus nge-tap kartu/scan finger dan saat keluar lokasi pun harus nge tap/scan finger juga? Bisa saja dengan catatan penambahan memori kartu/fingerprint harus dilakukan dua kali. Karena secara wiring tidak ada transfer data dari keduanya.




Berbeda dengan Push Button atau Wiegand sebagai OUT reader, maka penambahan memori kartu/fingerprint cukup dilakukan satu kali.

Adapun wiring 2 access controller DS-K1T804BEF dengan satu drop boltadalah sbb:

access controller K1T803BEF sebagai reader IN dan OUT


Aplikasi penggunaan dua reader seperti diatas paling tepat menggunakan controller yang terpisah dengan readernya. Berikut brand dengan fitur tersebut:
  • Paxton
  • ZKTeco
  • Amag
  • Falco
 Adapun one line diagram apliaksi 2 reader yang access controller terpisah adalah sbb:
paxton aceess controller
sumber: www.sagt.co.id




Access Controller diatas sangat cocok untuk penggunaan reader dalam jumlah banyak dan terhubung satu sama lain. Penambahan kartu ataupun fingerprint cukup dilakukan satu kali dan bisa disebar ke seluruh reader yang terhubung ke sistem.

Access Controller Hikvision K1T804BEF mendukung otentikasi Fingerprint, Kartu, dan kombinasi diantara keduanya. Bagaimana dengan PIN / kode? Access Controller Hikvision DS-K1T804BEF hanya mendukung SATU PIN/Kode. Untuk settingan atau mengkatifkan PIN ini ada dimenu ACS > Super Password.

super password hikvision b1t804bef


Oiya untuk pemasangan ataupun service bisa langsung kontak kita di 0898 6495 447.




03 May 2023

Penjelasan Mode Wifi Router Dan Access Point Pada TP Link Archer AX10 Pada Instalasi CCTV IP Camera

topologi ip camera dengan wifi router tp link

Berawal dari Pemasangan IP Camera di Bandung, dimana kabel UTP CAT 6 sudah selesai penarikannya. Maka muncul peranyaan tentang Penjelasan Mode Wifi Router Dan Access Point Pada TP Link Archer AX10 Pada Instalasi CCTV IP Camera. Lokasi pemasangan berupa kantor dengan 4 lantai. Device tiap lantai diluar IP Camera dan NVR hanya ada:

  1. Wifi Router TP Link Archer AX10/AX1500 1x
  2. PoE Switch Dahua 8 Port 1x.
Kecuali lantai 3 terlihat seperti pada gambar diatas. Dari tiap lantai ada satu tarikan UP LINK ke lantai 3. Lantai 3 inilah pusat dan tempatnya internet masuk. Karena IP Camera agar bisa online dan bisa diakses via internet maka segment IP Address harus sama dengan ONT/Modem Internet.

wifi router tp link archer ax10



Adapun topologi dasar instalasi IP Camera dengan wifi Router TP Link Archer AX10 adalah sebagai berikut.

mode wifi router tp link AX10

Pada MODE WIFI ROUTER, TP Link Archer AX10 berfungsi sekaligus sebagai gateway untuk peralatan/device yang terkoneksi via wifi dan port LAN1 s/d LAN4. Pada MODE WIFI ROUTER ini TP Link AX10 mempunyai 2 SEGMENT IP Address yaitu segment 192.168.1.xxx yang merupakan sumber internet dan segment 192.168.0.xxx. 

Mode ini cocok untuk memisahkan traffic device yang terhubung via wifi (contoh: hape) dengan IP Camera.

Bagaimana dengan MODE ACCESS POINT? Berikut gambar topologi dengan mode tsb.

mode access point tp link archer ax10 ax1500

Pada MODE ACCESS POINT, TP LINK AX10 "HANYA" meneruskan dan menambahkan konektivitas antar device jaringan melalui wifi. Gateway tetap diarahkan ke ONT/MODEM Internet.  Karenanya hanya ada SATU SEGMENT IP ADDRESS.

Mode Access Point ini sangat cocok digunakan jika PORT LAN1 s/d LAN4 pada wifi router akan digunakan untuk interkoneksi semua IP Camera dengan NVR dan tidak ada pemisahan traffik antara IP Camera dengan device yang terhubung melalui wifi.

Kesimpulan:
  1. Wifi Router TP Link Archer AX10 mempunyai 2 mode operasi, yaitu MODE WIFI ROUTER dan MODE ACCESS POINT.
  2. Mode Wifi Router berfungsi juga sebagai gateway internet untuk device yang terhubung via wifi.
  3. Mode Wifi Router bekerja pada 2 segment IP Address.
  4. Mode Access Point berfungsi untuk meneruskan dan menambahkan konektivitas jaringan melaui wifi dengan modem/ont internet sebagai gateway internet .
  5. Mode Access Point bekerja pada 1 segment IP Address yang sama dengan modem/ont internet.
  6. PORT LAN TP Link Archer AX10 sudah Gigabit, jadi tidak memerlukan tambahan switch gigabit.
  7. IP Default Wifi Router TP Link Archer AX10 adalah 192.168.1.1 atau 192.168.0.1, kalau masih belum konek coba 192.168.0.254.
  8. Untuk melakukan setup awal, harus melaui port LAN.

Mau tau harga Wifi Router TP Link AX10 nya? langsung saja klik sbb: 

Sekian, semoga bermanfaat. Untuk konsultasi, pemasangan, dan perbaikan/service IP Camera dan Jaringan Komputer langsung saja chat via whatsapp 0898 6495 447.



19 October 2022

Lupa Password DVR Dahua? – Berikut 6 Cara Mereset Password Admin Dahua

lupa password dahua

Lupa Password DVR Dahua? – Berikut 6 Cara Mereset Password Admin Dahua
sumber --> Blog Alarm

­­­Lupa password DVR Dahua seringkali terjadi. Saat kehilangan kata sandi, akibatnya DVR tidak dapat diakses. Ada beberapa cara untuk Mereset Password Admin Dahua. Cara pemulihan tergantung pada model DVR/perangkat cctv yang anda miliki. Mungkin solusi untuk masalah anda ada di salah satu cara yang akan dipaparkan di bawah. Teruskan membaca ya ….

Pada dasarnya ada 3 cara untuk Mereset Password Admin Dahua. Cara pertama dengan menggunakan password default. Cara kedua menggunakan tombol reset yang terletak di motherboard. Cara ketiga menggunakan perangkat lunak untuk membuat password yang baru berdasarkan tanggal pada DVR/perangkat cctv.

Berikut beberapa metoda/cara yang dapat anda gunakan saat Lupa Password DVR Dahua, sesuai dengan model DVR Dahua anda.


Cara Pertama Mereset Password Dahua – Mencoba Password Default Dahua.

DVR Dahua model dulu mempunyai beberapa password dan akun default. Anda bisa mencoba menggunakan beberapa kombinasi. Berikut beberapa password dan akun default built-in pada DVR Dahua.

 

tabel-password-default-dvr-dahua


Cukup gunakan beberapa kombinasi d atas di DVR Dahua Anda, dan mungkin Anda bisa mendapatkan akses ke perangkat baik sebagai admin atau reguler user jika itu mencukupi.

cara mereset password dvr dahua

Sumber

Setelah langkah ini, DVR akan meminta Anda untuk membuat kata sandi baru untuk pengguna.

Jika metode ini tidak berhasil dan Anda benar-benar perlu memiliki akses admin, coba metode selanjutnya.


Cara Kedua Mereset Password Dahua – Mengunakan Tombol Reset.

Cara ini tergantung pada model DVR yang Anda miliki, beberapa di antaranya dilengkapi dengan tombol reset yang terletak pada motherboard. Anda hanya perlu membuka perangkat Anda untuk memastikan ada atau tidaknya tombol reset tersebut. Lihat gambar berikut yang menunjukkan tombol tersebut.

cara mereset password dvr dahua

Sumber

Perhatikan pada DVR model ini ada bateri kuning di sisi kanan dan tombol reset ada di sisi berlawanannya.

 

cara mereset password dvr dahua

Sumber

Di model ini, baterai kuning dan tombol reset terletak di sisi kanan motherboard, cukup dekat satu sama lain.

Berikut step by step pengaturan ulang password Dahua

Untuk mereset DVR ke default pabrik cukup ikuti langkah-langkah sbb

  1. Matikan DVR.
  2. Tekan dan tahan tombol.
  3. Nyalakan DVR.
  4. Tekan terus tombol reset selama 30 detik.
  5. Buat kata sandi baru untuk akun admin.

Prosesnya harus dilakukan persis seperti ini. Pastikan Anda memiliki monitor yang terpasang dengan DVR dan pastikan kabel daya diputus sebelum memulai proses langkah 1, setelah itu sambungkan kabel power sambil menekan dan menahan tombol reset.

Anda harus menekan dan menahan tombol reset tsb hingga DVR disetel ulang (REBOOT), yang akan memakan waktu sekitar 20 hingga 30 detik dan anda akan dapat melihat informasi ini di monitor.

Setelah direset, DVR akan kembali ke settingan pabrik dan meminta anda untuk membuat password yang baru. Lihat gambar-gambar di bawah ini:

lupa password dahua

Sumber

Di layar pertama, cukup buat kata sandi baru dengan menggunakan minimal 8 digit dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol. Setelah selesai membuat kata sandi klik tombol "Berikutnya".

Langkah selanjutnya adalah membuat "Pola Buka Kunci".

lupa password dahua

Sumber

Terakhir, adalah membuat pertanyaan keamanan untuk berjaga-jaga jika Anda perlu mengatur ulang sandi lagi di masa mendatang.

 

lupa password dahua
Sumber


Cara Ketiga Mereset Password Dahua – Mengunakan Program Dahua Password Generator.

Ada program generator password yang dapat digunakan untuk mereset DVR Dahua. Cukup download dan masukkan tanggal DVR yang tertera di monitor. Program password generator ini digunakan untuk DVR jadul.

6 cara mereset password dahua
 Sumber

Isikan tahun, bulan, dan hari (YYYY MM DD) ke program generator password Dahua seperti gambar di bawah. Anda akan mendapatkan kata sandi sementara.

6 cara mereset password dahua

Sumber

Gunakan password sementara tersebut untuk masuk ke DVR Anda dan kemudian ubah kata sandi admin.


Berikut link download program password generator Dahua tap/klik di sini.


Cara Keempat Mereset Password Dahua – Melepas Baterai DVR.

Cara ini cukup simpel, pastikan DVR yang anda punya mempunyai baterai ang dapat dicabut/dilepas. Setelah dicabut/dilepas tunggu beberapa saat, biasanya 2 menit untuk mendapatkan jam DVR kembali ke tanggal dan waktu default yaitu 01/01/2000 00:01:00.

Sumber




Setelah kembali ke tanggal dan waktu default gunakan akun dan password di bawah.

 


Jika password diatas tidak berhasil, coba buat kata sandi baru dengan menggunakan generator kata sandi Dahua DVR yang dijelaskan sebelumnya.

Jika cara ini masih tidak berhasil, coba yang berikutnya ...

 

Cara Kelima Mereset Password Dahua – Mengunakan Apps Android Pembuat Password.

Cara ini hampir mirip dengan cara keempat. Bedanya untuk mendapatkan password menggunakan aplikasi ponsel. Cari saja aplikasi CCTV Super Password dan install di ponsel anda.


Aplikasi ini menggunakan 2 cara untuk menghasilkan password.
  1. Menggunakan waktu dan tanggal DVR .
  2. Menggunakan serial number DVR.

Kedua cara tersebut akan menghasilkan password sementara (temporer).

Cukup masukan tanggal, bulan, dan tahun yang tampil di monitor DVR kemudian klik/tap submit. Aplikasi akan menghasilkan password sementara , pastikan anda menggunakannya pada hari yang sama.

Sumber

Opsi selanjutnya adalah membuat password sementara menggunakan nomor seri DVR, cukup masukkan nomor tersebut di aplikasi dan tekan tombol Submit.

 


Gambar di atas menunjukkan contoh kata sandi sementara yang dihasilkan oleh aplikasi, dan hanya dapat digunakan satu kali untuk mendapatkan akses ke DVR Dahua Anda, sehingga Anda dapat membuat password yang baru.

 

Cara Keenam Mereset Password Dahua – Hubungi Dealer/Seller/Distributor Anda.

Sebenarnya cara ini merupakan metode yang saya sarankan untuk dicoba terlebih dulu dibanding cara lainnya. Jika Anda membeli DVR dari dealer Dahua lokal atau mengetahui siapa yang menjual perangkat ke pelanggan, cukup hubungi dia dan minta bantuan untuk mengatur ulang kata sandi.

Cara ini adalah cara cepat dan mudah untuk mengatur ulang password DVR sehingga Anda tidak akan menghabiskan banyak waktu dan berjam-jam mencoba memulihkan kata sandi yang hilang dan membuat diri anda stress.

 

Kesimpulan

Anda dapat mencoba semua cara di artikel ini tapi tidak ada jaminan akan berhasil untuk problem anda. Terkadang cara yang dijelaskan diatas tidak berfungsi karena mungkin anda memiliki model khusus yang memerlukan intervensi dealer/distributor atau pabrikan.