14 February 2020

Memrogram Panel Micron Scorpion


Pengantar
Pada posting kali ini dan seterusnya kami akan coba membahas dasar-dasar programming panel micron. Featurenya sekilas tidak melimpah, bahkan biasa-biasa saja. Namun jika ditelusuri lebih jauh, ternyata kemampuannya cukup "mumpuni" dan mudah dioperasikan. 

Pabrikan mengeluarkan berbagai seri, diantaranya:  Z4120C (5 Zone), Z6020C (6 Zone) dan Z8020C (8 Zone). Sedangkan tipe terakhir yang terbit sekitar dua tahun lalu adalah Z16040C (16 Zone). Dalam bahasan ini kami mengambil tipe Z8020C sebagai contoh disusul dengan tipe Z16040 yang memiliki lokasi program berbeda dari tipe sebelumnya.

Contoh Programming Z8020C
Dalam contoh ini yang diminta adalah:
Zone 1 = Delay (exit=10 sec./ entry=10sec.)
Zone 2 sampai dengan 7 = Instant
Zone 8 = 24Jam.
User 1 = Default.
User 2 = 2222.


Tekan
Tekan Lagi
Keterangan
XXXX
# #
Masuk Program
68 #
2222 #
Membuat User Code 2  menjadi 2222 (contoh)
â


160 #
XXXX  #
Installer Code Baru = XXXX (catat!)
â


184 #
01# 02# 03# 04# 05# 06# 07# 08#
Report Code  Zone 1 – Zone 8 untuk HP
â


200 #
[1&3]  sebanyak 26 kali tekan, lalu #
Tekan Tombol 1 dan 3 bersamaan dengan telunjuk dan jari tengah sebanyak 26 kali, #
â


256 #
01# 02# 03# 04# 05# 06# 07# 08#
Report Code  Zone 1 – Zone 8 untuk HP
â


348 #
1 #
1 = exit delay 10sec., 2=20sec., 3=30 sec.
â


350 #
1 #
1 = entry delay 10sec., 2=20sec., 3=30 sec.
â


356 #
2 #
Lamanya bunyi siren (contoh 2 menit)
1 = 1 min., 2 = 2 min. dan seterusnya
â


384 #
8 #
Misalnya: Zone 8 dibuat 24H
â


402
1 2 3 4 5 6 7 #
Zone 1 – 7 = memiliki chime
â


426 #
2 3 4  #
Tekan 2 3 4 sampai semua LED mati
â


476 #
5 #  
LED 5 = ON di alamat ini
â


478 #
5 #
LED 5 = ON di alamat ini
â


480 #
5 #
LED 5 = ON di alamat ini
â


482 #
5 #
LED 5 = ON di alamat ini
ââ

Keluar Program

Berikutnya insya Allah kami akan jelaskan cara memrogram dialing ke HP.


Mengaktifkan Zone 7 pada Keypad DSC PC1616

Seperti diketahui pada keypad DSC selain terminal RBYG, juga terdapat terminal "Z". Terminal ini berfungsi sebagai "zone tambahan" yang bisa dimanfaatkan jika perlu. Berikut cara pengaturannya:
1. Pasanglah sensor (misalnya door contact) di terminal Z dan B. 
2. Lakukan programming sebagai berikut:
    [*][8][Installer Code]
    [001] [xx][xx][xx][xx][xx][xx][xx] [xx] [#]. Tanda merah adalah untuk zone 7 (dan 8).
    [020] [07] [08] [#]
    [202] [7 dan 8=ON] [#]     Pastikan lampu 7 dan 8 = on 
    [#][#] 
3. Selesai.   

Keterangan:
Zone 8 pada PC1616 terletak pada keypad tambahan. Jika keypad tambahan ini tidak ada, maka zone 8 akan "hilang", tetapi sistem bekerja normal. Lihat penjelasannya di sini.

29 April 2019

Apa Itu LPR (License Plate Recognition)? [Teori]

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. Adapun penggunaan LPR diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Identifikasi plat nomor kendaraan secara otomatis oleh Polisi. Diluar negeri aplikasi ini sudah hal yang umum.
  • Sistem parkir otomatis dimana pintu garasi/gerbang dapat terbuka secara otomatis hanya dengan mengenali plat nomor penghuni.
  • Otomatisasi sistem Parkir pertokoan. Dengan LPR sistem dapat mencatat plat nomor mobil yang masuk secara otomatis.
  • Access Control komplek perumahan atau apartment yang memungkinkan hanya kendaraan penghuni yang dapat masuk komplek.
Perangkat pada LPR.
Berikut minimal sistem pada LPR:
  1. PC dengan software LPR atau LPR hardware based.
  2. Kamera dengan spek khusus misal kamera dengan fitur eclipse atau kamera yang memang didesain khusus untuk LPR.
Adapun perangkat tambahan pada LPR jika digunakan pada parking system:
  1. Loop detector.
  2. Barrier Gate/Palang pintu.
Dan masih ada perangkat lainnya yang bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan.
Berikut wiring diagram tipikal sistem LPR pada sistem perparkiran:
wiring diagram tipikal pada sistem LPR
Penjelasan.
Ada dua tipe sistem LPR, software atau hardware based. Software based contohnya adalah Milestone XProtect dan biasanya kamera yang digunakan adalah kamera IP (IP Camera). Sedangkan contoh hardware based adalah dari Geovision GV-LPR. Solusinya lebih lengkap, bahkan ada yang standalone yaitu GV-DSP LPR V3. Solusi dari Geovision menggunakan kamera analog.

Terus terang saya belum pernah memasang sistem LPR sehingga saya masih ngeblank output pada LPR software based seperti apa? Sedangkan pada hardware based sangat jelas integrasi dari setiap modul input dan outputnya. Input dan output ini diperlukan untuk integrasi dengan sistem lain (mis. sistem perparkiran) dimana output dari LPR ini bisa mengendalikan buka tutup palang pintu barrier gate.
Tidak seperti aplikasi standar cctv, kamera yang digunakan pada LPR harus memenuhi beberapa syarat:
  1. Kamera tidak boleh ada fitur AGC (Automatic Gain) atau fitur yang dapat meningkatkan tampilan gambar kalaupun ada harus dimatikan. Sistem LPR mensyaratkan gambar yang digunakan benar-benar mentah (tidak ada enhancement).
  2. Kamera harus mampu menahan flood light. Apa itu flood light. Salah satu contoh flood light adalah cahaya langsung dari lampu sorot mobil. Kamera aplikasi standar cctv yang mempunyai fitur eclipse dapat digunakan. Fitur ini akan menekan cahaya lampu mobil menjadi gambar hitam (lihat gambar di bawah).
    eclispe featured camera
  3. Kamera harus dapat “melihat” plat nomor saat kondisi gelap.
  4. Kamera harus memiliki shutter speed yang mumpuni. Kamera dengan shutter speed rendah akan menghasilkan gambar buram pada objek yang bergerak.
    camera shutter speed

Cara Kerja LPR.
Detail cara kerja LPR terdiri atas 6 langkah yaitu:
  1. Lokalisasi Plat Nomor Kendaraan. Karena suatu image bukan hanya gambar plat nomor yang tertangkap maka pada step ini, software akan mencari dan menentukan aspek pada gambar yang merupakan plat nomor kendaraan.
    lokalisasi gambar plat nomor
  2. Orientasi dan Penghitungan Ukuran Plat Nomor. Software secara akurat mengkoreksi dan menghitung ulang ukuran gambar plat nomor.
    orientasi perhitungan plat nomor
  3. Normalisasi. Software akan mengatur kontras dan brightness dari gambar plat nomor.
    normalisasi
  4. Segmentasi Karakter. Pada step ini software akan memilah dan memecah gambar alphanumerik pada plat nomor menjadi gambar terpisah setiap huruf atau angkanya.
    segmentasi karakter
  5. OCR (Optical Character Recognition). Software LPR pada step ini berfungsi seperti scanner, dimana akan mengubah gambar menjadi teks.
    OCR
  6. Analisis Sintaks/Geometri. Langkah software untuk menentukan susunan teks apakah memenuhi kriteria penomoran plat nomor atau tidak.
    analisis sintaks geometri


Sekian paparan singkat tentang LPR di atas yang saya rangkum dari berbagai sumber semoga bermanfaat…

28 April 2019

Penyebab Hitam Putih Kamera CCTV Pada Mode IR/Day Night

Cahaya merupakan energi dalam bentuk radiasi gelombang elektromagnetik. Seperti kita ketahui gelombang elektromagnetik ini mempunyai panjang gelombang. Perbedaan gelombang inilah yang menentukan warna dan tipe cahaya. Panjang gelombang yang dapat dilihat manusia kira-kira 400 nm s/d 700 nm. Kamera CCTV dapat “melihat” diluar panjang gelombang manusia, seperti Infra-Red (715 – 900 nm).
spektrum warna
Sifat cahaya tergantung dari material/permukaan objek yang jatuh padanya apakah itu dipantulkan, disebarkan, atau diserap.
Panjang gelombang cahaya yang berbeda-beda yang jatuh pada manusia itulah yang diterjemahkan otak sebagai warna dari 400 nm (warna ungu) s/d 700 nm (warna merah). Cahaya putih merupakan gabungan dari semua panjang gelombang cahaya yang terlihat dalam waktu bersamaan.

Objek berwarna memantulkan cahaya secara selektif, dimana hanya akan memantulkan cahaya yang dapat dilihat oleh mata, sisanya diserap oleh objek tersebut. Contohnya bunga berwarna merah yang mengandung molekul pigmen yang menyerap semua cahaya putih dan  hanya memantulkan cahaya gelombang warna merah. Oleh karenanya cahaya putih digunakan juga sebagai “colour corrected” supaya warna objek yang dilihat mendekati warna sebenarnya.
Panjang gelombang cahaya pada spektrum yang lebih rendah dari spektrum normal mata manusia adalah ultraviolet (UV). UV ini dapat membakar kulit, karenanya sangat tidak aman untuk CCTV. Spektrum cahaya IR (Infra Red) berada di atas spektrum normal mata manusia.
Cahaya IR tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tetapi kamera cctv monochrome dapat melihatnya. Panjang gelombang cahaya IR ada diantara 715 dan 1100 nm. Itulah sebabnya kenapa kamera dengan mode IR hanya dapat menampilkan gambar hitam putih, karena cahaya berwarna berada pada spektrum lebih rendah 400 – 700 nm.
Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat…

27 April 2019

Settingan DVR ke Internet via 3G, layak kah?

Settingan DVR ke internet menggunakan koneksi internet 3G sebenarnya sama saja dengan settingan menggunakan koneksi internet speedy. Perbedaanya hanya pada konfigurasi koneksi provider 3G. Topologi yang pernah saya gunakan saat pengetesan adalah sbb (saya menggunakan sim card 3 dan flash telkomsel):
topologi 3G router

Hasil pengetesan:
  1. Pada DIR-412 terlihat DNS yang digunakan selalu berubah-ubah antara primary dan secondary. Otomatis isian DNS pada DVR harus mengikuti DNS. Kesulitan terjadi saat DNS primary berubah. Hal ini bisa diatasi dengan mengatur tipe IP Address pada DHCP, sedangkan di router diatur supaya IP Address DVR sudah di-reserved (istilahnya dibooking) walaupun router restart/mati, istilah ini disebut juga dengan DHCP reserved setiap router biasanya ada fitur ini.
  2. Provider sangat membatasi port yang akan kita gunakan. Kadangkala hari ini kita berhasil membukanya besok bisa ditutup, terutama provider 3. Hal ini mungkin untuk mencegah user membuat server (ya kaya video server ini). Berbeda dengan telkomsel flash rata-rata port yang kita buka selalu sukses, tapi juga kadang ada kalanya diblok (tidak stabil).

Sedangkan berdasarkan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi, karakteristik jaringan GPRS dan 3G adalah sebagai berikut (saya copas dari makalahnya):
  1. Koneksi  GPRS  sangat  dipengaruhi  oleh penggunaan  komunikasi  suara  yang  dilakukan pada  suatu  BTS.  Komunikasi  data  (gprs) dilakukan  dengan  kanal  yang  sama  dengan komunikasi  suara  (telfon)  akibatnya  akan  terjadi tumpang tindih. 
    Komunikasi  suara  mendapatkan  prioritas  utama dalam  sebuah  koneksi  data.  Jadi  jika  komunikasi suara  sudah  mencapai  ambang  batas  maksimum BTS maka akses internet yang sed ang berlangsung akan  diputus  atau  tidak  mendapat  pasokan.
  2. Mengembang dan menciutnya jangkauan BTS Node-B karena naik/turunnya jumlah pemakai dalam suatu BTS yang dikenal sebagai  Cell Breathing.
  3. Apabila  jumlah  pemakai  meningkat  sampai melebihi  kapasitas  BTS,  maka  jangkauan  sinyal  3G dari BTS secara otomatis akan menyusut. Akibatnya
    akan  terjadi  blank  spot  di  tempat  yang  sebelumnya terjangkau oleh sinyal 3G tetapi letaknya paling jauh dari BTS. 
    Apabila  jumlah  pemakai  menurun  lagi  menjadi sesuai dengan kapasitas BTS, maka jangkauan sinyal 3G  dari  BTS  secara  otomatis  akan  kembali mengembang  dan  kembali  menjangkau  wilayah yang lebih luas.

Solusi: 
Supaya  mendapatkan  sinyal  3G  yang  stabil  maka ada beberapa upaya yang bisa dilakukan: 
  1. Lakukan akses internet  dengan berada selalu dekat BTS.
  2. Gunakan  antena  penguat  atau  booster  sinyal supaya “terlihat” dekat oleh BTS. 

Kesimpulan:
Koneksi internet menggunakan 3G sangat tergantung banyak faktor, terutama faktor pengguna pada satu BTS. Hal inilah yang tidak dapat dikontrol, karena seolah-olah kita sedang menggunakan jalur data secara bersama-sama. Berbeda dengan koneksi internet via kabel, jalur data benar-benar kita gunakan secara ekslusif. Berdasarkan paparan di atas tetap koneksi internet kabel lebih unggul dibanding dengan non kabel.

Mungkin ada pengalaman pembaca yang berbeda dengan paparan diatas. Silahkan dishare di kolom komentar.
Semoga bermanfaat…